MEMORY
Menghitung jejak-jejak tiap petualanganku agaknya tak seindah menghitung lembaran biru ataupun merahnya yang bertuliskan angka, meski sebenarnya tidak jauh berbeda, sama-sama memusingkan karena itu bisa didapatkan namun sekejap mata pun terhapus dengan begitu saja, hanya di sini bedanya mungkin karena lembaran-lembaran berwarna dan berangka itu diminati oleh semua kalangan dan umur, namun lembaran jejak-jejakku hanya aku saja yang meminatinya, (sekali lagi aku ingin melupakannya), sampai di sini mungkin aku sudah tak paham apa lagi yang harus kuhitung, sebaiknya kumulai saja... dalam tiap sobekan cerita, ada alur-alur yang terkadang membuatku bingung bagaimana cara untuk menyatukannya, karena hingga detik ini, aku belum menemukan cara untuk mengikatnya untuk menjadi suatu kesatuan yang utuh. biarkan saja sobekan itu terkembang oleh angin, atau terjatuh ke dalam jurang, atau biarkan saja hanyut di dalam aliran air dan terus ke samudra yang luas (aku sama sekali tak peduli), inginku mem...